
Sholat berjamaah menjadi amalan yang dianjurkan bagi umat Islam. Sebab, ada sejumlah keutamaan sholat berjamaah yang bisa didapatkan.
Dikutip dari buku Fikih Madrasah Tsanawiyah Kelas VII karya H. Ahmad Ahyar & Ahmad Najibullah, kata ‘berjamaah’ berarti berkumpul. Sementara, sholat berjamaah adalah sholat yang dikerjakan secara bersama-sama paling sedikit dua orang, seorang menjadi imam dan seorang menjadi makmum.
Hukum melaksanakan sholat berjamaah yaitu sunnah muakkad atau sangat dianjurkan. Namun ada sebagian ulama yang menyatakan sholat berjamaah hukumnya fardhu kifayah. Dalam surat An-Nisa ayat 102, Allah SWT berfirman:
..وَإِذَا كُنتَ فِيهِمْ فَأَقَمْتَ لَهُمُ ٱلصَّلَوٰةَ فَلْتَقُمْ طَآئِفَةٌ مِّنْهُم مَّعَكَ وَلْيَأْخُذُوٓا۟ أَسْلِحَتَهُمْ
Artinya: “Dan apabila engkau (Muhammad) berada di tengah-tengah mereka (sahabatmu) lalu engkau hendak melaksanakan sholat bersama-sama mereka, maka hendaklah segolongan dari mereka berdiri (sholat) besertamu dan menyandang senjata mereka…”
Melaksanakan sholat berjamaah tentunya akan mendapatkan pahala yang lebih banyak. Namun, masih ada banyak keutamaan sholat berjamaah lain yang bisa diperoleh umat muslim yang mengamalkannya.
7 Keutamaan Sholat Berjamaah
Menurut Imam Abu Wafa dalam buku Panduan Sholat Rosulullah 2, berikut ini di antara keutamaan sholat berjamaah:
صَلَاةُ الرَّجُلِ فِي الْجَمَاعَةِ تُضَعَفُ عَلَى صَلَاتِهِ فِي بَيْتِهِ وَفِي سُوقِهِ خَمْسًا وَعِشْرِينَ ضِعْفًا
Artinya: “Sholat seorang laki-laki secara berjamaah dilipatgandakan pahala sebanyak dua puluh lima kali lipat daripada sholat di rumah atau di pasarnya.” (HR Bukhari)
فَإِذَا صَلَّى لَمْ تَزَلِ الْمَلَائِكَةُ تُصَلِّي عَلَيْهِ مَا دَامَ فِي مُصَلَّاهُ: اللَّهُمَّ صَلَّ عَلَيْهِ اللَّهُمَّ ارْحَمْهُ
Artinya: “Apabila ia masih sholat, maka para malaikat mendoakannya selama berada di tempat sholat: Ya Allah ampunilah ia, ya Allah sayangilah ia.” (HR Bukhari)
مَنْ تَوَضَّأَ لِلصَّلَاةِ، فَأَسْبَغَ الْوُضُوءَ، ثُمَّ مَشَى إِلَى الصَّلَاةِ الْمَكْتُوبَةِ، فَصَلَّاهَا مَعَ النَّاسِ أَوْ مَعَ الْجَمَاعَةِ أَوْ فِي الْمَسْجِدِ غَفَرَ اللَّهُ لَهُ ذُنُوبَهُ
Artinya: “Barang siapa yang menyempurnakan wudhu, lalu pergi untuk sholat wajib bersama orang-orang atau secara berjamaah atau ia sholat di masjid maka Allah ampuni dosa-dosanya.” (HR Muslim)
Artinya: “Barangsiapa yang bersuci di rumahnya, lalu ia pergi ke rumah Allah (tempat sholat) untuk melaksanakan sholat wajibnya, maka tiap langkahnya salah satunya menghapus dosa dan satunya lagi mengangkat derajat.” (HR Muslim)
مَنْ صَلَّى الْعِشَاءَ فِي جَمَاعَةٍ، فَكَأَنَّمَا قَامَ نِصْفَ اللَّيْلِ، وَمَنْ صَلَّى الصُّبْحَ فِي جَمَاعَةٍ، فَكَأَنَّمَا صَلَّى اللَّيْلَ كُلَّهُ
Artinya: “Barangsiapa yang sholat Isya dengan berjamaah maka pahalanya seperti sholat setengah malam dan barangsiapa yang sholat Subuh dengan berjamaah maka pahalanya seperti sholat semalam penuh.” (HR Muslim)
مَنْ غَدَا إِلَى الْمَسْجِدِ وَرَاحَ ، أَعَدَّ اللهُ لَهُ نُزُلَهُ مِنَ الْجَنَّةِ كُلَّمَا غَدَا أَوْ رَاحَ
Artinya: “Barangsiapa yang beranjak ke masjid dan pergi setelah matahari condong ke barat, maka Allah SWT akan siapkan baginya jamuan dari surga tiap kali pergi.” (HR Bukhari)
مَنْ صَلَّى لِلَّهِ أَرْبَعِينَ يَوْمًا فِي جَمَاعَةٍ، يُدْرِكُ التَّكْبِيرَةَ الْأُولَى كُتِبَ لَهُ بَرَاءَتَانِ: بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ، وَبَرَاءَةٌ مِنَ النَّفَاقِ
Artinya: “Barangsiapa yang sholat berjamaah selama empat puluh hari dengan mendapat takbiratul pertama, maka dituliskan baginya: Dibebaskan dari neraka dan dibebaskan dari sifat munafik.” (HR Tirmidzi)
| Luas Area | 288 m2 |
| Luas Bangunan | 252 m2 |
| Status Lokasi | Wakaf |
| Tahun Berdiri | 1991 |